Sulit fokus bisa berasal dari ADHD, kecemasan, atau keduanya sekaligus. Petunjuk awalnya ada pada ke mana perhatian Anda pergi: pada ADHD, perhatian mudah melompat ke hal lain; saat cemas, perhatian tersedot oleh kekhawatiran. Riwayat juga membantu, karena ADHD sudah ada sejak masa kanak-kanak.

Dari luar, keduanya bisa tampak sama: Anda sudah duduk di depan laptop, tetapi pekerjaan tidak juga dimulai. Dari dalam, rasanya bisa sangat berbeda.

Ke mana perhatian Anda pergi saat sulit fokus

Pada ADHD, yang dalam istilah Indonesia disebut GPPH (gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas), kesulitannya terletak pada mengarahkan dan mempertahankan perhatian, mengatur tugas, dan menahan dorongan untuk beralih ke hal lain. Ini bisa terjadi walau Anda sedang tidak mengkhawatirkan apa pun. Anda membuka email, teringat harus membalas chat, lalu membuka media sosial, dan email tadi terlupa.

Saat cemas, perhatian tersita oleh kekhawatiran. Pekerjaan tertunda karena Anda terus memikirkan kemungkinan salah, atau membaca ulang email berkali-kali padahal hasilnya sudah cukup baik. Pada gangguan cemas menyeluruh (GAD), kekhawatiran seperti ini sulit dikendalikan dan sering disertai otot tegang, gelisah, mudah lelah, dan susah tidur. Semua itu ikut membuat konsentrasi makin buruk.

Bandingkan dua kalimat ini: "Saya membaca ulang email berkali-kali karena takut ada yang salah" dan "Saya meninggalkan email untuk mengerjakan hal lain, lalu lupa kembali." Kalimat pertama lebih mengarah ke cemas, kalimat kedua lebih mirip pola ADHD. Contoh seperti ini membantu menjelaskan pengalaman Anda kepada dokter, walau tidak bisa dipakai untuk mendiagnosis diri sendiri.

Riwayat sejak kecil sering jadi petunjuk

ADHD sudah ada sejak masa kanak-kanak, meski banyak orang baru menyadarinya saat dewasa. Dokter akan menanyakan apakah sulit fokus, berantakan mengatur tugas, atau bertindak tanpa pikir panjang sudah terlihat sejak sekolah dan muncul di lebih dari satu tempat.

Untuk kecemasan, pertanyaannya berbeda: apa yang dikhawatirkan, sudah berapa lama, situasi apa yang memicu, dan bagaimana pengaruhnya pada tidur serta kegiatan. Sesekali merasa cemas itu wajar. Yang dinilai adalah apakah kecemasan sudah berlebihan dan mengganggu hidup.

Bila sulit fokus baru terasa belakangan, ingat-ingat apa yang berubah sebelumnya: beban kerja, kurang tidur, suasana hati, kondisi kesehatan, obat, atau alkohol dan zat lain. Kopi dan rokok juga patut dicatat, karena kafein dan nikotin bisa memperberat gejala cemas seperti jantung berdebar dan gelisah.

Saat ADHD dan kecemasan datang bersamaan

Keduanya bisa saling memperberat. Pada ADHD, tugas yang sulit diatur gampang menumpuk dan tenggat terlewat, lalu muncul rasa khawatir yang terus-menerus. Sebaliknya, kecemasan membuat pekerjaan makin sulit dimulai dan perhatian makin mudah buyar.

Meski begitu, tidak semua kecemasan pada orang dengan ADHD berasal dari ADHD. Sebagian orang memiliki gangguan kecemasan yang perlu ditangani tersendiri, misalnya GAD, saat kekhawatiran sulit dikendalikan. Dokter akan menentukan mana yang paling mendesak tanpa mengabaikan yang lain.

Langkah kecil yang bisa dicoba sekarang

  • Sebelum mulai, tulis satu langkah pertama yang sangat jelas, misalnya "buka file dan baca paragraf pertama".
  • Kurangi gangguan: jauhkan ponsel dan tutup tab yang tidak perlu.
  • Bila kepala penuh kekhawatiran, tuliskan kekhawatiran itu di kertas, sekalian dengan pertanyaan yang ingin Anda tanyakan kepada dokter.
  • Perhatikan berapa banyak kopi yang Anda minum, terutama bila jantung sering berdebar.

Keberhasilan tidak hanya dilihat dari banyaknya pekerjaan yang selesai. Tidur yang lebih teratur, berkurangnya waktu untuk memeriksa ulang, atau lebih berani bertanya saat bingung juga tanda kemajuan.

Pengobatan untuk sulit fokus dan cemas

Penanganan bisa berupa penyesuaian rutinitas, psikoterapi, dan obat bila diperlukan, tergantung hasil pemeriksaan. Untuk gangguan kecemasan, CBT (terapi kognitif-perilaku) termasuk psikoterapi dengan dukungan bukti paling banyak. Jangan mencoba obat ADHD atau obat cemas milik orang lain; obat ADHD hanya bisa didapat dengan resep psikiater dan perlu dipantau. Pertimbangan terapi dan obat untuk cemas dibahas di artikel pengobatan gangguan kecemasan.

Periksakan diri bila sulit fokus atau cemas mulai mengganggu pekerjaan, kuliah, hubungan, atau istirahat. Bawa dua atau tiga contoh kejadian yang mewakili kesulitan Anda. Orang terdekat bisa membantu mengingat riwayat sejak kecil; cerita mereka berguna sebagai tambahan contoh, bukan untuk memberi Anda label.

Jangan tunda bila muncul serangan panik berulang, susah tidur berat, Anda memakai alkohol atau zat lain supaya bisa melewati hari, atau suasana hati terus murung. Bila ada pikiran menyakiti diri, hubungi 119 ekstensi 8 (Healing119, gratis) atau segera ke IGD terdekat.

Konsultasi di Klinik Utama Luna

Kecemasan dan ADHD dewasa sama-sama termasuk fokus dr. Rudyhard E. Hutagalung, Sp.KJ di Klinik Utama Luna, sehingga Anda bisa membicarakan keduanya sekaligus. Gambaran pemeriksaan ADHD dewasa ada di artikel ADHD pada orang dewasa. Bila yang mengalami masih anak atau remaja di bawah 18 tahun, carilah psikiater anak dan remaja; Klinik Utama Luna tidak memiliki psikiater anak.

Buat Janji Temu

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah sulit fokus saat cemas berarti saya punya ADHD? Belum tentu. Kecemasan sendiri bisa mengganggu konsentrasi. ADHD baru dipertimbangkan bila sulit fokus sudah ada sejak kecil dan muncul di berbagai situasi, juga saat Anda sedang tidak cemas.

Apakah ADHD bisa membuat orang jadi cemas? Bisa ikut berperan. Tugas yang menumpuk, tenggat terlewat, dan teguran berulang bisa memicu kekhawatiran. Namun sebagian orang dengan ADHD juga punya gangguan kecemasan tersendiri yang perlu ditangani.

Mana yang ditangani lebih dulu, ADHD atau kecemasan? Tidak ada urutan yang sama untuk semua orang. Dokter menentukan prioritas dari beratnya keluhan, risiko, dan kebutuhan Anda, lalu menyusun rencana yang mencakup keduanya.

Apakah kopi memperburuk cemas? Bisa. Kafein bisa memperberat gejala cemas seperti jantung berdebar dan gelisah. Kalau Anda mengandalkan kopi supaya bisa fokus tetapi justru makin tegang, ceritakan kebiasaan ini kepada dokter.


Artikel ini memberikan informasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan medis. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah penggunaan obat tanpa berkonsultasi dengan dokter.

Butuh bantuan sekarang? Hubungi layanan Healing119 dari Kementerian Kesehatan di 119 ekstensi 8 (gratis), atau chat lewat healing119.id. Dalam keadaan darurat, segera ke IGD terdekat.