Bila Anda sedang depresi dan mulai mendengar suara yang tidak didengar orang lain, ceritakan hari ini juga kepada orang yang Anda percaya dan periksakan diri ke psikiater secepatnya, tanpa menunggu jadwal kontrol biasa. Bila suara itu menyuruh Anda menyakiti diri atau orang lain, jangan menunggu sama sekali: hubungi 119 ekstensi 8 (Healing119, gratis) atau langsung ke IGD terdekat sekarang, dan minta seseorang menemani. Halusinasi saat depresi adalah gejala yang bisa diobati.

Seperti apa halusinasi saat depresi

Halusinasi berarti mendengar, melihat, atau merasakan sesuatu yang terasa nyata tetapi tidak ada sumbernya. Saat depresi, yang paling sering adalah mendengar suara. Isinya biasanya senada dengan perasaan yang sedang gelap: menghina, menyalahkan, mengatakan Anda tidak berguna, atau menyuruh Anda menghukum diri.

Banyak orang ketakutan lalu memendamnya sendiri karena khawatir dicap macam-macam. Padahal, dokter mengenal gejala seperti ini dan ada pengobatannya. Menceritakannya kepada orang lain adalah langkah penting untuk keselamatan Anda.

Jika suara menyuruh Anda menyakiti diri atau orang lain

Ini keadaan darurat, walaupun Anda merasa masih bisa menahannya. Lakukan ini sekarang:

  1. Jangan sendirian. Datangi atau telepon orang yang Anda percaya, lalu katakan terus terang, misalnya: "Aku mendengar suara yang menyuruhku menyakiti diri. Tolong temani aku."
  2. Jauhkan benda yang bisa dipakai untuk melukai, atau minta orang tadi menyimpannya untuk sementara.
  3. Pergi ke IGD terdekat sekarang, diantar orang yang menemani, dan jangan menyetir sendiri. Bila Anda sudah melukai diri atau menelan obat atau zat dalam jumlah banyak, beri tahu petugas IGD begitu tiba.
  4. Bila sedang sendirian dan belum ada yang bisa mengantar, hubungi 119 ekstensi 8 (Healing119, gratis) atau chat lewat healing119.id, supaya Anda tidak melewati saat ini sendirian. Bila Anda sudah terluka, telepon 119 untuk bantuan gawat darurat.

Anda tidak harus menuruti suara itu. Anda juga tidak perlu menunggu sampai keadaan terasa "cukup parah" untuk minta tolong.

Jika Anda mendengar suara tetapi merasa masih aman

Tetap anggap serius. Ceritakan kepada keluarga atau teman, lalu buat janji dengan psikiater secepat mungkin. Bila Anda sudah berobat, hubungi dokter Anda dan katakan bahwa ada gejala baru.

Sebelum bertemu dokter, catat (atau minta pendamping mencatat) isi suaranya, apakah ada perintah, kapan biasanya muncul, bagaimana tidur Anda belakangan ini, serta obat, alkohol, atau zat lain yang dipakai. Catatan sederhana ini membantu dokter menilai dengan cepat. Sementara itu, jangan memakai alkohol atau zat lain untuk meredam suara itu, karena justru bisa memperburuk keadaan.

Jika anggota keluarga Anda yang mendengar suara

Bagian ini untuk keluarga atau pasangan yang mendampingi.

  • Jangan mengejek atau berdebat soal nyata tidaknya suara itu. Baginya, suara itu terdengar sungguhan. Lebih baik katakan, "Kedengarannya sangat menakutkan. Aku mau bantu."
  • Tanyakan langsung dengan tenang: "Apa suaranya menyuruhmu melakukan sesuatu? Apa kamu pernah berpikir untuk menyakiti diri?" Pertanyaan seperti ini tidak menanamkan niat bunuh diri. Justru dari jawabannya Anda tahu seberapa besar bahayanya.
  • Bila ada perintah menyakiti diri atau orang lain, ucapan ingin mati, atau dia tampak sangat bingung dan tidak mau makan atau minum, jangan tinggalkan dia sendirian, simpan benda yang berbahaya, lalu bawa ke IGD terdekat. Sambil menunggu atau dalam perjalanan, Anda bisa menghubungi 119 ekstensi 8 (Healing119, gratis).
  • Bila tidak ada perintah berbahaya, bantu dia membuat janji dengan psikiater dan temani saat datang.

Mendengar suara tidak selalu berarti skizofrenia

Banyak keluarga langsung takut ini skizofrenia. Kenyataannya, suara bisa muncul karena depresi berat itu sendiri, gangguan bipolar, berhari-hari hampir tidak tidur, efek minuman keras atau narkoba (termasuk saat berhenti memakainya), atau penyakit fisik. Mendengar suara sekilas saat hampir tertidur atau baru bangun bahkan cukup sering dialami orang sehat.

Bila suara muncul bersama depresi berat dan isinya senada dengan rasa bersalah atau putus asa, dokter bisa menyebutnya depresi dengan gejala psikotik. Penjelasan lengkap kondisi itu, termasuk keyakinan keliru (waham) yang sering menyertainya, ada di depresi dengan gejala psikotik. Untuk halusinasi suara secara umum, baca mendengar suara yang tidak ada.

Setelah diperiksa: seperti apa pengobatannya

Psikiater akan menanyakan isi suara, seberapa berat depresinya, ada tidaknya pikiran bunuh diri, riwayat suasana hati yang naik, pemakaian zat, dan kondisi fisik Anda. Untuk depresi yang disertai suara, dokter umumnya memakai obat dari dua golongan sekaligus, yaitu antidepresan dan antipsikotik. Kontrolnya juga lebih sering, dan bila risikonya tinggi, dokter bisa menyarankan rawat inap supaya Anda lebih aman.

Jenis obat dan lamanya pengobatan diputuskan psikiater. Bila ada efek samping yang mengganggu, sampaikan ke dokter dan jangan mengurangi atau menghentikan obat sendiri. Dengan penanganan yang tepat, suara umumnya ikut mereda seiring depresinya membaik.

Bila yang mengalami masih anak atau remaja di bawah 18 tahun, carilah psikiater anak dan remaja; Klinik Utama Luna tidak memiliki psikiater anak.

Konsultasi di Klinik Utama Luna

Bila tidak ada bahaya langsung, Anda bisa berkonsultasi dengan dr. Syailendra W. Sadjarwo, Sp.KJ, yang fokus praktiknya mencakup gangguan psikotik, di Klinik Utama Luna, Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan. Untuk suara yang menyuruh menyakiti diri, jangan menunggu jadwal konsultasi: ke IGD atau hubungi 119 ekstensi 8 lebih dulu.

Buat janji temu

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah depresi bisa menyebabkan halusinasi? Bisa. Pada depresi berat, sebagian orang mengalami halusinasi, paling sering mendengar suara yang menghina atau menyalahkan. Gejala ini perlu segera diperiksa psikiater.

Apa yang harus dilakukan bila suara menyuruh bunuh diri? Jangan sendirian, hubungi 119 ekstensi 8 (Healing119, gratis), dan segera ke IGD terdekat bersama orang yang Anda percaya. Ini keadaan darurat, walaupun Anda merasa masih bisa menahannya.

Apakah mendengar suara saat depresi berarti skizofrenia? Belum tentu. Halusinasi bisa muncul pada depresi berat, bipolar, kurang tidur ekstrem, pengaruh zat, atau kondisi medis lain. Psikiater akan mencari penyebabnya lewat pemeriksaan menyeluruh.

Bagaimana menghadapi keluarga yang mendengar suara saat depresi? Tanggapi dengan tenang, jangan mengejek atau berdebat, dan tanyakan langsung apakah suara itu menyuruhnya melakukan sesuatu. Bila ada perintah menyakiti diri, temani dia dan bawa ke IGD; bila tidak, bantu dia segera bertemu psikiater.


Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, maupun penanganan medis. Informasi obat (bila ada) menjelaskan kelompok obat secara umum tanpa anjuran jenis maupun takaran — konsultasikan dengan psikiater.

Butuh bantuan sekarang? Hubungi layanan Healing119 dari Kementerian Kesehatan di 119 ekstensi 8 (gratis), atau chat lewat healing119.id. Dalam keadaan darurat, segera ke IGD terdekat.