Psikosis akut adalah gejala psikosis yang muncul mendadak: seseorang yang kemarin masih biasa saja tiba-tiba mendengar suara, sangat ketakutan, yakin sedang dikejar, atau bicaranya kacau. Keadaan ini perlu dinilai dokter hari itu juga, karena penyebabnya bisa kejiwaan, zat, atau penyakit fisik. Bila ada ancaman, suara yang menyuruh berbuat berbahaya, atau ucapan ingin mati, segera ke IGD terdekat. Untuk arahan krisis kejiwaan, hubungi 119 ekstensi 8 (Healing119, gratis).

Artikel ini membahas apa yang bisa Anda lakukan saat gejala itu sedang terjadi. Penjelasan umum tentang psikosis ada di Apa Itu Psikosis?.

Lima pertanyaan untuk menilai keadaan dalam menit-menit pertama

Saat panik, keluarga sering langsung sibuk mencari penjelasan: kenapa ia begini, siapa yang salah. Penjelasan bisa menunggu. Yang perlu dijawab lebih dulu adalah soal keselamatan:

  1. Apakah ada yang terancam bahaya sekarang? Termasuk dirinya sendiri, anggota keluarga, atau anak kecil di rumah.
  2. Apakah ia memegang atau mencari benda berbahaya? Pisau, gunting, korek api, atau kunci kendaraan.
  3. Apakah ada tanda masalah fisik? Demam, kejang, tampak sangat bingung soal waktu dan tempat, atau mengantuk berat sampai sulit dibangunkan.
  4. Apakah ia baru memakai zat atau berhenti minum alkohol? Atau baru mulai, berhenti, atau mengganti obat tertentu.
  5. Kapan terakhir ia tidur, makan, dan minum?

Jawabannya menentukan langkah berikutnya, dan nanti juga sangat membantu petugas kesehatan.

Ke IGD sekarang, atau ke psikiater secepatnya?

Langsung ke IGD bila ada satu saja jawaban "ya" untuk pertanyaan 1 sampai 3, bila gejala muncul setelah memakai zat atau saat putus alkohol, bila ia berhari-hari hampir tidak tidur, atau bila ia menolak makan dan minum karena takut diracun. Demam, kejang, dan kebingungan berat bisa menandakan delirium, yaitu kebingungan mendadak akibat gangguan fisik, atau penyakit lain yang harus ditangani lebih dulu. Untuk ambulans atau bantuan gawat darurat medis, hubungi 119 (tanpa ekstensi).

Hubungi psikiater secepatnya, tanpa menunggu jadwal biasa, bila ia tenang, tidak ada ancaman, tidak ada tanda masalah fisik, dan masih mau makan serta minum. Walaupun tidak darurat, gejala yang baru muncul tetap perlu diperiksa dalam waktu dekat. Gejala psikotik yang cepat mendapat penanganan pertama umumnya punya perjalanan pemulihan yang lebih baik.

Bila Anda ragu, perlakukan sebagai keadaan darurat. Lebih baik diperiksa lalu dinyatakan aman daripada terlambat.

Cara bicara saat ia sedang ketakutan

Orang yang sedang mengalami psikosis akut biasanya sangat ketakutan, walaupun dari luar tampak marah. Beberapa hal bisa membantu menurunkan ketegangan:

  • Cukup satu orang yang bicara, sebaiknya orang yang paling ia percaya. Yang lain menjaga jarak atau keluar dari ruangan.
  • Duduk atau berdiri agak menyamping, tidak berhadapan langsung, dan beri jarak. Posisi berhadapan dekat bisa terasa seperti ancaman.
  • Bicara pelan, kalimat pendek, satu hal sekali waktu. Misalnya, "Aku di sini. Kamu aman sama aku."
  • Jangan berbisik-bisik dengan orang lain di depannya. Bagi orang yang sedang curiga, bisikan mudah dianggap sebagai rencana jahat.
  • Jangan membantah dan jangan mengiyakan isi ketakutannya. Akui perasaannya saja: "Aku lihat kamu takut sekali."

Bila ia makin marah atau mendekat dengan sikap mengancam, berhentilah membujuk. Menjauhlah ke tempat aman, ajak anggota keluarga lain ikut menjauh, dan minta bantuan. Jangan mencoba merebut benda berbahaya dari tangannya.

Membawanya ke rumah sakit dengan aman

Banyak orang yang sedang mengalami psikosis akut menolak dibawa ke dokter karena merasa tidak sakit. Coba ajak dengan alasan yang ia rasakan sendiri, misalnya "Kamu sudah dua malam nggak bisa tidur, yuk kita periksa supaya bisa istirahat." Minta bantuan kerabat atau tetangga yang ia hormati bila perlu.

Jangan mengikat, mengunci di kamar, atau memasungnya. Cara seperti ini menambah rasa takut, bisa melukainya, dan merusak kepercayaannya pada keluarga. Bila membawanya sendiri tidak aman, hubungi 119 untuk bantuan gawat darurat dan ikuti petunjuk petugas.

Siapkan juga barang yang akan dibutuhkan di IGD: kartu identitas dan kartu asuransi atau BPJS, daftar atau bungkus obat yang sedang ia minum, serta catatan singkat kapan perubahan dimulai dan apa saja yang terjadi.

Apa yang biasanya terjadi di IGD

Keluarga sering heran mengapa dokter IGD memeriksa tekanan darah, suhu, atau mengambil darah, padahal keluhannya "kejiwaan". Ini wajar. Gejala yang muncul mendadak bisa berasal dari zat, putus alkohol, infeksi, cedera kepala, atau efek samping obat, dan penyebab seperti ini harus disingkirkan lebih dulu. Setelah itu, dokter IGD bisa meminta psikiater ikut menilai.

Saat ditanya, jawablah dengan jujur dan runtut, termasuk soal pemakaian zat. Informasi ini dipakai untuk menolongnya, bukan untuk menghakimi. Bila zat diduga berperan, artikel Halusinasi setelah Menggunakan Narkoba membahas langkahnya lebih rinci. Bila psikiater kemudian menyimpulkan gangguan psikotik akut, penjelasan tentang diagnosis itu ada di Gangguan Psikotik Akut.

Hari-hari setelah krisis pertama lewat

Setelah ia tenang dan pulang, jangan langsung menganggap semuanya selesai. Catat tanggal kontrol pertama dan pastikan ada yang mengantarnya. Obat yang diresepkan tetap diminum sesuai petunjuk dokter; bila muncul efek samping atau ia ingin berhenti, bawa hal itu ke psikiater, jangan diputuskan sendiri di rumah.

Beri ia waktu untuk pulih dan kurangi tuntutan di rumah untuk sementara. Ia mungkin merasa malu atau bingung tentang apa yang terjadi, jadi hindari menjadikannya bahan omongan. Keluarga juga perlu beristirahat dan berbagi tugas. Langkah lanjutan untuk keluarga dibahas di Episode Psikotik Pertama.

Konsultasi di Klinik Utama Luna

Saat psikosis akut membahayakan, tujuan pertama tetap IGD; Klinik Utama Luna adalah tempat untuk langkah sesudahnya. Setelah keadaannya aman, atau bila gejalanya baru muncul tetapi tidak darurat, Anda bisa membuat janji dengan dr. Syailendra W. Sadjarwo, Sp.KJ, psikiater dengan fokus pada gangguan psikotik dan skizofrenia, untuk pemeriksaan lanjutan, kontrol, dan pengaturan obat. Bila yang mengalami masih anak atau remaja di bawah 18 tahun, carilah psikiater anak dan remaja; Klinik Utama Luna tidak memiliki psikiater anak.

Buat janji temu

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu psikosis akut? Psikosis akut adalah gejala psikosis, seperti halusinasi, waham, atau bicara kacau, yang muncul tiba-tiba pada orang yang sebelumnya tampak biasa. Penyebabnya bisa gangguan jiwa, zat, atau penyakit fisik, sehingga perlu diperiksa dokter secepatnya.

Apakah psikosis akut bisa disebabkan narkoba? Bisa. Sabu, ganja, alkohol dan putus alkohol, serta obat tertentu bisa memicu gejala psikosis. Kondisi medis seperti infeksi atau cedera kepala juga perlu disingkirkan.

Bagaimana kalau ia menolak dibawa ke rumah sakit? Ajak dengan alasan yang ia rasakan sendiri, seperti sulit tidur, dan minta bantuan orang yang ia percaya. Bila ada bahaya atau ia tidak bisa dibawa dengan aman, hubungi 119 untuk bantuan gawat darurat.

Apakah psikosis akut bisa pulih? Bisa. Bila penyebabnya ditemukan dan ditangani dengan cepat, gejalanya bisa mereda. Kontrol lanjutan tetap perlu agar tanda kambuh bisa dikenali lebih awal.


Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan, diagnosis, maupun penanganan medis. Informasi obat (bila ada) menjelaskan kelompok obat secara umum tanpa anjuran jenis maupun takaran — konsultasikan dengan psikiater.

Butuh bantuan sekarang? Hubungi layanan Healing119 dari Kementerian Kesehatan di 119 ekstensi 8 (gratis), atau chat lewat healing119.id. Dalam keadaan darurat, segera ke IGD terdekat.